Kemarin menjadi hari berkabung bagi kami, terutama bagi Eyang Ti Kabul (Eyangku yang di Surabaya). Eyang Sri sudah lama sakit dan sudah beberapa bulan ini lumpuh. Tidak ada perawat khusus yang merawat beliau. Di Malang beliau hanya tinggal bertiga dengan dua adik laki-lakinya yang semuanya sudah sepuh. Aku sungguh sedih memikirkan ini. Bayangan kesepian dan kesendirian di hari tua dalam keadaan sakit. Eyang Sri yang lumpuh, yang tidak bisa bangun, yang tidak tersedia makan sehat untuk beliau, yang tiada perawat khusus yang merawat. Betapa sungguh membuat sedih. Apalagi aku dengar cerita dari Mama, beliau meninggal tanpa ada yang mendampingi. Hikkksssss.... ;(
Eyangku yang lembut dan cantik. Eyangku yang sabar dan ikhlas.... Selamat jalan Eyang. Semoga engkau tenang berada di sisi Allah. Semoga kesabaran, kebaikan, kelembutan, dan keikhlasanmu menjadi penerangmu di kehidupan yang kekal di sana. Amin.
-roses-

0 komentar:
Posting Komentar